-
Hadis riwayat Anas
ra.:
Bahwa Rasulullah saw. pernah empat kali menunaikan umrah. Semuanya
dilakukan pada bulan Zulkaidah, kecuali yang bersamaan dengan haji, yaitu umrah
dari Hudaibiyah atau yang terjadi pada masa peristiwa Hudaibiyah pada bulan
Zulkaidah, ibadah umrah tahun berikutnya pada bulan Zulkaidah, ibadah umrah dari
Ji`ranah ketika beliau membagi-bagikan rampasan perang Hunain pada bulan
Zulkaidah dan umrah yang dihimpun dengan haji. (Shahih Muslim No.2197)
-
Hadis riwayat Zaid
bin Arqam ra.:
Dari Abu Ishak, ia berkata: Aku bertanya kepada Zaid bin
Arqam: Berapa kali engkau ikut perang bersama Rasulullah saw.? Zaid menjawab:
Tujuh belas kali. Selanjutnya Zaid bin Arqam bercerita kepadaku bahwa Rasulullah
saw. telah berperang sebanyak sembilan belas kali dan bahwa beliau menunaikan
satu kali haji setelah hijrah, yaitu haji wada. (Shahih Muslim No.2198)
-
Hadis riwayat
Aisyah ra.:
Dari Urwah bin Zubair, ia berkata: Aku dan Ibnu Umar pernah
duduk bersandar di kamar Aisyah dan saat itu kami mendengar suara siwaknya yang
ia gunakan. Aku bertanya kepada temanku: Wahai Abu Abdurrahman, pernahkah Nabi
saw. menunaikan umrah pada bulan Rajab? Dia menjawab: Pernah. Selanjutnya aku
bertanya kepada Aisyah: Wahai Ummul mukminin, bukankah engkau mendengar apa yang
dikatakan oleh Abu Abdurrahman? Ia berkata: Apa yang ia katakan? Aku menjawab:
Dia mengatakan bahwa Nabi saw. pernah menunaikan umrah pada bulan Rajab. Ia
berkata: Semoga Allah mengampuni Abu Abdurrahman. Aku bersumpah, beliau tidak
pernah menunaikan umrah pada bulan Rajab. Dan tidak pernah beliau menunaikan
umrah, kecuali ia (Ibnu Umar) selalu bersamanya. Ia (Urwah bin Zubair) berkata,
saat itu Ibnu Umar mendengar bahwa ia (Ibnu Umar) tidak mengatakan "tidak" atau
"ya", ia hanya diam. (Shahih Muslim No.2199)